Home » , , , » Walikota Pariaman Berhentikan Banpol PP Pelaku Mesum

Walikota Pariaman Berhentikan Banpol PP Pelaku Mesum

Written By oyong liza on Wednesday, 5 April 2017 | 12:22

Satpol PP Kota Pariaman peragakan kemampuan (dokumentasi humas)



Pemerintah Kota Pariaman memberhentikan seorang Anggota Satuan Polisi Pamong Praja inisial IA (30). IA merupakan Banpol di Dinas Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Dispol PP-Damkar) Kota Pariaman yang direkrut tahun lalu.

"Surat Keputusan Pemberhentian sudah ditandatangani oleh Pak Walikota. Saudara IA tidak lagi bagian dari Banpol di dinas kami," ujar Plt Kepala Dispol PP-Damkar, Handrizal Fitri, di Gedung DPRD Kota Pariaman, Manggung, Pariaman Utara, Rabu (5/4/2017).

IA, menurut Handrizal telah mencoreng arang di dahi pemerintah kota Pariaman dengan melakukan perbuatan yang seharusnya ia cegah. Selaku anggota penegak Perda, yang bersangkutan dituntut punya kepribadian dan moral yang baik.

Proses pemberhentian IA, sambung Handrizal, dilakukan dengan cepat karena yang bersangkutan berstatus pegawai kontrak, bukan pegawai negeri sipil atau aparatur sipil negara yang mesti melewati prosedur di Kementerian Dalam Negeri.

"Cukup dengan surat keputusan walikota," ujarnya.

Sebagaimana diberitakan berbagai media sebelumnya, IA diamankan warga dan Satpol PP di rumah seorang perempuan inisial BT (29) di kelurahan Jawi-Jawi, Pariaman Tengah, Sabtu dini hari (1/4/2017). BT sendiri merupakan ibu rumah tangga beranak satu. Suami dia sedang menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Pariaman.

Saat itu kepada penyidik Satpol PP, BT menyatakan bahwa ia dan IA telah melakukan hubungan layaknya suami istri atas dasar suka sama suka lebih dari lima kali. Hubungan intim selalu mereka lakukan di rumahnya.

"Sudah menjalin hubungan (dengan IA) sejak suami masuk penjara, kami suka sama suka," ujar BT.

Penggerebekan malam itu didasari atas kecurigaan warga setempat atas hubungan tidak lazim pasangan itu. Saat penggerebekan dilakukan, pasangan tersebut berada dalam kamar berduaan "memadu kasih".

OLP


Artikel Terkait

Share this article :