Lapas IIB Pariaman Kecolongan, 6 Napi Kabur Pakai Tikar Mushola

Napi kabur menggunakan tikar mushola

Sebanyak enam (6) orang napidana kasus narkoba kabur dari Lapas Klas IIB Pariaman, Sabtu (15/4/2017) dinihari. Keenam napi kabur dengan cara memanjat pagar kawat berduri setinggi 8 meter di Lapas itu. Hingga berita ini diturunkan, petugas Lapas dan Polres Pariaman masih melakukan pertemuan di dalam ruangan Lapas.

Informasi yang dihimpun oleh wartawan di lapangan, kaburnya napi diketahui petugas pada pukul 07.00 WIB setelah dilakukannya serah terima petugas piket jaga di Lapas tersebut.

Keenam napi yang kabur, masing-masing bernama Refi Rizaldi, Robby Afrianto, Ardiansyah, Syamsul Hidayat, Danil Hamdani, Indra Bayu-- merupakan narapidana kasus narkoba di Kabupaten Padangpariaman, Kota Padang, Kota Pariaman dan Pasaman Barat.

Hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari petugas Lapas terkait kaburnya napi itu.

Wakapolres Pariaman, Kompol Nofriadi Zein, usai mengelar pertemuan dengan petugas Lapas Pariaman menjelaskan, dari pengecekan di sekitar lapas, diketahui bahwa keenam napi kabur dengan cara membobol loteng, memanjat tower dan turun dari pagar menggunakan tikar Mushola Lapas.

"Kita hanya melakukan backup pencarian napi yang kabur. Dari pengecekan, napi kabur dengan cara memanjat pagar kawat berduri dengan terlebih dahulu membobol loteng," ujarnya.

Ia megatakan, hingga kini pihaknya belum mendeteksi keberadaan keenam napi yang kabur tersebut. Ia mengaku, jika pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres lainnya di wilayah Polda Sumatera Barat untuk menyebar foto dan gambar keenam narapida itu.

"Untuk keberdaanya napi yang kabur kita masih belum bisa mendeteksi keberadaannya. Namun demikian, kita telah sebar informasi dan gambar napi tersebut ke Polres lain," pungkasnya.

Nanda