6 March 2017

PWI Pariaman Terima Dana Alumni SMP 3 Untuk Pembangunan Rumah Asnimar



Kepedulian netizen dan masyarakat yang prihatin akan nasib Asminar, janda miskin beranak tujuh, warga Korong Duku Banyak, Nagari Balah Aia Timur, Kecamatan VII Koto Sei Sariak Padangpariaman, terus berdatangan.

Kali ini kepedulian muncul dari teman-teman alumni SMPN 3 Pariaman angkatan tahun 1993 yang seangkatan dengan Asnimar, Minggu (5/3/2017). Asnimar sendiri hanya sekolah hingga kelas dua dan putus sekolah di sekolah tersebut.

Rekan-rekan yang mendapatkan informasi tentang kondisi Asnimar di media sosial facebook dan pemberitaan media yang viral, langsung melakukan penggalangan dana kepada teman masa sekolah mereka itu.

Hasil penggalangan dana yang dilakukan teman sekolah Asnimar tersebut mencapai Rp5.200.000, selanjutnya diserahkan kepada ketua PWI Pariaman Ikhlas Bakri untuk kelanjutan pembangunan rumah rumah semi permanen buat keluarga Asnimar.

"Kita mendapatkan informasi tentang kondisi asnimar dari pemberitaan dan facebook. Karena memang sudah tidak lama bertemu, lalu kita lakukan penggalangan dana dari rekan-rekan semasa sekolah, baik yang ada di kampung atau pun di rantau untuk disalurkan kepada Asnimar sebagai wujud kepedulian," ujar Agus Peguh, salah seorang perwakilan teman sekolah Asnimar.

Agus bersama rekannya mengapresiasi langkah kepedulian PWI Pariaman yang melakukan penggalangan dana dan gotong royong membangunkan rumah untuk rekan alumninya tersebut.

"Kita berterimakasih kepada rekan-rekan wartawan Piaman yang peduli dengan upaya keras menggalang dana untuk pembangunan rumah keluarga Asnimar," ujarnya.

Ketua PWI Pariaman Ikhlas Bakri menyampaikan terima kasihnya atas dukungan dari rekan-rekan alumni SMP Asnimar. Dia berkomitmen akan terus menjadikan PWI Pariaman sebagai wadah wartawan peduli terhadap persoalan sosial yang dialami masyarakat.

"Kita apresiasi kepedulian dari rekan-rekan Asnimar yang ikut membantu. Kita akan terus berkomitmen menjadikan PWI sebagai wadah wartawan yang peduli kepada masyarakat dalam hal persoalan-persoalan sosial," jelasnya.

TIM