Setiba di Pariaman, KSAL TNI Akan Terima Sangsako Sutan Panglimo Pincalang Sati


image (istimewa)



Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Pariaman akan memberikan gelar adat Sangsako kepada Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) TNI Laksamana Ade Supandi. Gelar adat kehormatan tersebut diberikan saat Ade Supandi berkunjung ke Pariaman dalam rangka meresmikan Monumen Perjuangan TNI AL pada tanggal 8 Maret 2017 mendatang.

Ketua LKAAM Kota Pariaman Mukhlis Rahman menyatakan, pemberian gelar Sangsako kepada Ade Supandi sudah sesuai dengan AD/ART LKAAM yang dijelaskan dalam pasal 8 ayat 6.

“LKAAM dapat memberikan gelar Sangsako adat kepada orang, lembaga, badan, yang berjasa dalam melestarikan adat dan budaya Minangkabau di Kota Pariaman,” ungkap Mukhlis di Balaikota Pariaman di Jl. Imambonjol No. 44 Alai Gelombang Pariaman Tengah, Kamis (16/2/2017).

Walikota Pariaman itu mensejarahkan bahwa Kota Pariaman dahulunya merupakan salah satu basis utama TNI AL di Pulau Sumatera. TNI AL berperan besar mempertahankan Pariaman dari agresi militer Belanda II pada tahun 1949.

"Pada pertempuran tersebut gugur sebanyak 46 pejuang TNI AL yang bertempur dengan gagah berani. Ke 46 pejuang tersebut dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Pariaman di Rawang,” ucap Mukhlis.

Ia menambahkan, selain meresmikan Monumen Perjuangan TNI AL, KSAL juga akan memberikan bantuan satu unit tank dan dua buah meriam tembak yang akan diletakan di Monumen Perjuangan tersebut.

"Ini akan menjadi warisan sejarah bagi generasi saat ini. Dengan hal tersebut, TNI AL telah mambangkik batang tarandam akan sejarah perjuangan di Pariaman," sambungnya.

Dalam rapat pengurus LKAAM Pariaman, imbuh Mukhlis, telah disepakati pemberian gelar Sangsako kepada Ade Supandi bergelar Sutan Panglimo Pincalang Sati.

TIM