PWI dan KODIM Gotong-royong Bangun Rumah Asnimar





Wartawan Piaman dari berbagai media yang tergabung dalam wadah organisasi PWI Pariaman, bersama KODIM 0308/Pariaman, kerja bakti bangunkan rumah semi permanen untuk keluarga Asnimar-- janda beranak tujuh di Korong Duku Banyak, Nagari Balah Aie, Padangpariaman, Sabtu (25/2/2017).



Rumah Asnimar dibangun di atas tanah pusako milik neneknya. Rumah tipe 36 tersebut akan dilengkapi sarana MCK dan kandang ayam untuk penunjang ekonomi keluarga Asnimar.

Ketua PWI Pariaman Ikhlas Bakri menyatakan, upaya membangun rumah bagi keluarga Asnimar berawal dari keperihatinan wartawan melihat kondisi keluarga tersebut yang selama empat bulan lamanya tidur dalam sebuah tenda sempit 1x2 meter.


Sejak itu, kata dia, PWI Pariaman mulai menghimpun dana. Sumbangan dari warga mereka kumpulkan, baik berupa uang dan material, untuk dipergunakan nanti dalam membangun rumah bagi keluarga Asnimar.

Pelaksanaan gotong-royong bangun rumah Asnimar yang sehari-hari memulung untuk menghidupi tujuh anaknya itu, ucap Ikhlas, sekaligus dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional tingkat Padangpariaman. Hingga kini sebut Ikhlas, PWI Pariaman masih menghimpun dana-- dan bagi masyarakat yang ingin berderma, bisa melalui rekening resmi PWI Pariaman, atau langsung ke kantor PWI Pariaman di Jl SB Alamsyah, Kp Belacan, Pariaman Tengah, Kota Pariaman.

"Rumah Asnimar akan dibangun dengan dua kamar tidur di atas tanah seluas 36 meter persegi. Mengingat kesibukan rekan-rekan wartawan, gotong-royong hanya kita laksanakan setiap hari Sabtu dan Minggu hingga rumah Asnimar selesai. Disamping melakukan kerja bakti, kita juga pekerjakan dua orang tukang yang bekerja tiap hari membangun rumah Asnimar," ujar Ikhlas.

Sementara itu Dandim 0308/Pariaman Letkol. Arh. Endro Nurbantoro mengapresiasi kepedulian wartawan Piaman dalam aksi nyata membangun rumah sasaran keluarga Asnimar.

Dalam aksi sosial pembangunan rumah Asnimar sendiri, kata Endro, pihaknya akan membangunkan MCK permanen dilengkapi dengan sumur bor.

"Sumur bor sebenarnya tidak termasuk dalam program MCK, namun kita upayakan sebagai bentuk over prestasi KODIM agar MCK bisa langsung digunakan. MCK di luar dari program Jambanisasi, kerjasama TNI dengan BUMN Pegadaian Pusat," ungkap Endro.

Awal pembangunan rumah Asnimar mengikuti prosedur kearifan lokal Nagari Balah Aie dengan sembelih ayam dan sajian nasi kunyit-- disaksikan oleh camat dan walinagari setempat.

OLP