Padangpariaman Alokasikan Rp3,5 M Untuk Kembangkan Wisata Halal




Keseriusan Pemerintah Kabupaten Padangpariaman menjadikan daerahnya sebagai kawasan wisata religius terlihat dalam pengembangan kawasan Mesjid Agung dan Makam Syekh Burhanuddin yang diprioritaskan pada APBD 2017.

Adapun rincian dana untuk Mesjid Agung dianggarkan sebesar Rp2 milyar dan untuk Makam Syekh Burhanuddin sebesar Rp1,5 milyar.

“Tahun 2017, Mesjid Agung Syekh Burhanuddin sudah tuntas lengkap dengan taman dan air mancur,” kata Bupati Padangpariaman Ali Mukhni di Ruang Kerjanya, Parit Malintang, Selasa (29/11).

Mesjid Agung Syekh Burhanuddin menurutnya telah banyak dikunjungi wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri untuk beribadah dan berziarah ke makam Syekh Burhanuddin.
"Terutama pada bulan syafar akan dikunjungi ratusan ribu peziarah dan jamaah syatariah di seluruh nusantara. Mesjid Agung sebagai ikon wisata halal di Sumatera Barat,” rutur bupati didampingi Kabag Humas Hendra Aswara.

Terkait dengan kenyamanan bagi wisatawan, Ali Mukhni berharap pengelola kawasan religius itu menjaga kebersihan kawasan mesjid, terutama tempat berwudhu dan toilet. Pengunjung akan mendapat kesan yang positif apabila kebersihan mesjid bisa terjaga dengan baik.

“Masalah utama di tempat wisata itu adalah kebersihan. Pengunjung akan risih jika tempat wudhu dan toilet mesjid tidak bersih,” tambahnya.

Pemerintah daerah, tambahnya lagi, terus melakukan perbaikan akses jalan menuju Mesjid Agung Syekh Burhanuddin yaitu dari Simpang Kapalo Koto ke Mesjid Agung yang telah dikerjakan pada tahun 2016 ini. Kemudian akan dilanjutkan perbaikan jalan dari Simpang Pauh Kambar menuju Mesjid pada tahun anggaran 2017.

HA/OLP