Mesjid Raya Padangpariaman di IKK Akan Menelan Dana Rp100 Milyar




Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar) Guspardi Gaus, apresiasi pembangunan Mesjid Raya Padangpariaman di Kawasan Ibu Kota Kabupaten (IKK) Padangpariaman, Parit Malintang. Mesjid tersebut, kata dia, akan menjadi terbesar dan termegah di komplek perkantoran yang ada di Sumatera Barat.

“Ini bangunan monumental pada masa kepemimpinan Bapak Bupati Ali Mukhni. Orang akan selalu ingat Pak Ali Mukhni setiap kali melihat dan datang ke mesjid ini,” ujar Guspardi ketika menilat miniatur mesjid di Kantor Bupati, Selasa (29/11).

Dia juga mengatakan “lakek tangan” Ali Mukhni dalam membangun daerah sudah diakui oleh gubernur dan sering menjadi rujukan bagi kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Karenanya, ucap dia, sebagian besar Dana APBD Sumbar disalurkan ke Padangpariaman yang digunakan untuk pembangunan irigasi, jalan, ganti rugi tanah dan lain sebagainya.

“Bapak Gubernur saja sering menyampaikan kegigihan Bupati Ali Mukhni patut dijadikan contoh,” ujarnya.

Bupati Ali Mukhni, imbuhnya, juga mampu memainkan peran sebagai ”manager” yang handal. Walaupun disibukkan dengan agenda daerah yang padat, sebutnya, Ali Mukhni selalu memonitor kegiatan fisik yang sedang berjalan seperti pembangunan jalan, jembatan, bangunan.

“Saya pernah satu mobil dengan beliau, saya dengar Pak Ali Mukhni menelpon Pengawas Lapangan, bagaimana progress pembangunan jembatan dan jalan, kemudian tinjau ke lokasi malam harinya,” kata Politisi yang juga Pemilik Citra Swalayan itu.

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengungkap, Mesjid Raya Padangpariaman telah mulai dibangun sejak akhir tahun 2015. Mesjid berukuran 60x60 meter dengan luas mencapai 2,5 hektare itu diperkirakan membutuhkan biaya sebesar Rp100 miliar.

Mesjid dua lantai itu dianggarkan sebesar Rp6,8 milyar pada tahun ini, dan akan dianggarkan sebesar Rp15 milyar lagi. Pembangunan mesjid itu, menurutnya, mendapat dukungan dari negara Oman di Timur Tengah.

"Kami bersama Kadis PU sudah persentasi dengan Pemerintah Oman, bahkan kita tayangkan gambar tiga dimensi dengan tiga bahasa, Inggris, Arab dan Indonesia. Insya Allah, awal tahun depan, mereka berkunjung ke sini,” kata Bupati Ali Mukhni.

Orang nomor satu di Padang Pariaman itu juga apresiasi kepada Gubernur dan DPRD Sumbar yang memperjuangkan anggaran pembangunan Mesjid Raya masuk dalam anggaran APBD Provinsi Sumbar. Ia beralasan bahwa mesjid tersebut layak menjadi prioritas karena berada pada Jalan Lingkar Duku-Sicincin yang dilengkapi dengan rest area.

Masjid Raya Padangpariaman, jelasnya lagi, memiliki multifungsi. Selain sebagai tempat ibadah juga dilengkapi fasilitas seperti gedung Islamic center, perpustakaan, kantor MUI, kantor Baznas, kantin dan lapangan futsal.

“Tentunya pembangunan mesjid raya butuh dukungan seluruh pihak, ranah dan rantau dan donatur lainnya,” pungkasnya.

HA/OLP