Pecundangi Dharmasraya 4-1 Kesebelasan Kota Pariaman Melaju ke 8 Besar




Juara bertahan tim sepakbola Kabupaten Dharmasraya, tersingkir di babak penyisihan Group C usai menelan kekalahan pahit dari tim sepakbola Kota Pariaman. Peraih medali emas pada Porprov XIII itu dipecundangi oleh tim yang tidak diunggulkan dengan skor telak 1-4 atas kemenangan Kota Pariaman.

Kemenangan telak yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya itu, membawa kesebelasan Kota Pariaman berhasil meraih 7 poin dan keluar sebagai juara Group C, serta masuk pada babak delapan (8) besar, diikuti kesebelasan Kabupaten Agam yang berhasil mengalahkan kesebelasan Tanah Datar.

Pertandingan yang menyuguhkan tempo permainan tinggi tersebut digelar di lapangan sepakbola UNP Lubuk Buayo tepat pada pukul 14.00 WIB. Kesebelasan Kota Pariaman yang memainkan formasi 4-3-3, berkaos biru, pada menit ke 10 babak pertama berhasil menyarangkan bola ke gawang Dharmasraya lewat tendangan keras Ade, pemain bernomor punggung 18.

Gol pertama yang mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk Kota Pariaman, kian meninggikan tempo permainan antara kedua kubu yang saling intens menyerang. Lewat permainan apik, Id, pesepakbola Kota Pariaman bernomor punggung 14, gawang Dharmasraya kembali bergetar pada menit ke 35 babak pertama yang mengubah kedudukan menjadi 2-0 bagi Kota Pariaman. Kelemahan lini belakang Dharmasraya dimanfaatkan sepenuhnya oleh penyerang muda belia Pariaman.

Memasuki babak kedua, kesebelasan Dharmasraya dengan kostum kaos merah berhasil merobek jala gawang Kota Pariaman pada menit ke 50. Papan penunjuk skor seketika berubah menjadi 2-1.

Permainan diwarnai hujan gerimis tersebut kian memanas memasuki pertengahan babak kedua. Kedua tim kembali saling serang. Lini pertahanan Pariaman sulit diterobos oleh Dharmasraya yang ingin menyamakan kedudukan. Iswandi pemain belakang Pariaman, sekuat tenaga membendung gempuran Dharmasraya sehingga dia diganjar kartu kuning oleh wasit yang mendapati pelanggaran.

Memasuki menit ke 60, atas koordinasi umpan silang yang baik, serangan balik kesebelasan Pariaman kembali menyapih gawang Dharmasraya pada menit ke 60 oleh tendangan keras terarah Yosep, striker bernomor punggung 9. Pekik kemenangan suporter Pariaman memecah seketika.

Tidak puas dengan skor 3-1, pada menit ke 89, Kota Pariaman menambah koleksi satu gol lagi oleh sepakan kaki Yandra di kotak finalti. Skor 4-1 bertahan hingga pluit wasit dibunyikan menandakan akhir pertandingan 2x45 menit.

Babak 8 besar mulai dipertandingkan pada hari Jumat tanggal 25 November akan datang. Manager kesebelasan Kota Pariaman, Kardinal Feri menyebutkan, target masuk 8 besar sudah terpenuhi oleh tim kesebelasan Kota Pariaman.

"Karena sudah berada di 8 besar, kita menargetkan masuk final. Adik-adik atlet sangat semangat, mereka ingin mempersembahkan yang terbaik bagi Kota Pariaman yang sudah lama haus gelar pada cabang sepakbola," ungkap Kardinal.

Para atlet, imbuh Kardinal, meminta dukungan dan doa masyarakat Pariaman agar mereka mampu mempersembahkan medali pada ajang Porprov Sumbar XIV di Padang tahun ini.

Atas kemenangan tersebut, seluruh pemain/ofisial dan pelatih, kata Kardinal makan malam bersama di luar pemondokan.

"Untuk hari ini hingga besok, kita belum memikirkan strategi. Kita fokus istirahat dulu dan memulihkan stamina atlet untuk pertandingan selanjutnya," sebut Kardinal.

Dalam menghadapi putaran 8 besar nanti, ucap Kardinal, strategi dan formasi permainan sepenuhnya ditangan pelatih Masriko.

"Meski juara Group dan tidak pernah kalah dalam babak penyisihan, kaki kita harus tetap di bumi, itu yang kami tekankan kepada para adik-adik pemain. Motivasi yang diberikan Pak Walikota dan Pak Wawa kepada atlet, terbukti dapat memacu semangat mereka dalam bertanding," pungkas Kardinal.

OLP