Kedapatan Bolos, 22 Pelajar Diamankan Satpol PP Padangpariaman


hari kedua penjaringam



Dalam satu minggu terakhir Satpol PP Padangpariaman berhasil menjaring 22 pelajar yang bolos saat jam belajar mengajar berlangsung di wilayah utara Padangpariaman. Menurut Kasat Poll PP setempat M. Taufik, Selasa (1/11), di IKK Paritmalintang, ke 22 pelajar itu yakni 3 dari SMA 1 Sungai Limau dan 5 dari SMA 1 Batang Gasan.

"Keesokan harinya (27/10) kita juga menjaring 14 pelajar yakni 9 dari SMA 1 Sungai Geringging, 2 dari SMA 2 Sungai Limau, dan 1 orang pelajar SMA 1 Aur Malintang. Di lokasi ini juga ditemukan pelajar yang berasal dari luar wilayah Kabupaten Padangpariaman yaitu 1 orang pelajar SMA 6 Kota Pariaman dan 1 orang pelajar MAS Muhammadyah Lubuk Basung," ujar M Taufik.

Menurut dia, kenakalan remaja akhir-akhir ini tidak terlepas dari cara dan gaya pergaulan remaja itu sendiri, baik di lingkungan tempat bergaul maupun lingkungan sekolah tempat mereka menimba ilmu. Pelajar berkeliaran di warung-warung sambil mengisap rokok saat jam belajar mengajar adalah bentuk kenakalan serius yang mesti diantisipasi secepatnya.

"Apabila pergaulan mereka bersifat positif maka hasilnya akan berbuah kebaikan untuk mereka sendiri dan begitu sebaliknya," lanjut Taufik yang menurunkan puluhan personil Tim Reaksi Cepat (TRC) Satpol PP Padangpariaman itu saat penjaringan.

Selanjutnya, ungkap Taufik, seluruh pelajar yang dijaring di bawa ke Mapol PP setempat untuk dilakukan pembinaan. Dalam rangka pembinaan pihaknya memberikan wejangan dan meneken surat perjajian untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama disaksikan orangtua bersangkutan.

"Selanjutnya para siswa diperbolehkan pulang setelah makan siang yang sengaja kita sediakan untuk mereka," pungkasnya.


Fajar, TKIP Satpol PP
Editor OLP