257 Mahasiswa Kota Pariaman Terima Beasiswa Pariaman Cerdas




Walikota Pariaman Mukhlis Rahman serahkan beasiswa "Pariaman Cerdas" kepada 257 mahasiswa yang diambil dari zakat seluruh ASN Pemko Pariaman yang dikumpulkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pariaman, Selasa (15/11), di Musala Balaikota. Total beasiswa yang diberikan berjumlah Rp385.500.000. Beasiswa tersebut gelombang tahap II yang diberikan di tahun 2016.

"Untuk tahap pertama diserahkan pada bulan Mei lalu sejumlah Rp301.500.000 kepada 173 mahasiswa," ujar Mukhlis.

Mukhlis Rahman mengalkulasikan, apabila potensi zakat yang berasal dari umat Islam se-Kota Pariaman dihimpun dan dikelola secara baik, maka dana tersebut akan dapat menjadi dana alternatif untuk penyelesaian berbagai masalah, khususnya dalam rangka pengentasan kemiskinan.

Melalui pemberian bantuan beasiswa tersebut, harap Mukhlis, akan mampu mendorong semangat belajar bagi mahasiswa dan calon mahasiswa asal Pariaman yang sedang menjalani pendidikan di berbagai perguruan tinggi.

"Karena dengan pendidikan lah yang dapat memutus mata rantai kemiskinan bagi kita semua," sebut Mukhlis.

Disamping itu Mukhlis mengimbau agar para mahasiswa juga ikut mensukseskan program Magrib Mengaji yang telah digulirkan oleh Pemko Pariaman dengan mengajak rekan dan keluarga untuk meramaikan mesjid untuk mengikuti Magrib Mengaji.

"Dengan magrib mengaji lebih kita tingkatkan keimanan dan ibadah, serta bersungguh-sungguh menuntut ilmu sehingga adik-adik mahasiswa menjadi generasi yang cerdas, qur'ani dan dapat bersaing dengan kemampuan yang dimilikinya," tutupnya.

Sementara itu Ketua Baznas Kota Pariaman Humahyun Akbar menyatakan, masing mahasiswa menerima bantuan sebesar Rp1,5 juta. Beasiswa diutamakan kepada mahasiswa berprestasi dari kalangan ekonomi lemah yang telah melalui proses seleksi administrasi dari BAZNAS.

"Disamping beasiswa kta juga serahkan Rp44.500.000 untuk program bantuan berobat dalam program Pariaman Sehat. Total bantuan BAZNAS yang disalurkan hari ini sebesar Rp 430 juta," tuturnya.

TIM