Ini Sikap Pemkab Padangpariaman Beredarnya Buku Pelajaran Konten Dewasa





Mencermati ditemukannya konten dewasa pada buku pembelajaran di sekolah, Sekretaris Daerah Padangpariaman Jonpriadi meminta Dinas Pendidikan untuk melakukan langkah preventif untuk mengantisipasi penyebaran buku tersebut.

“Sesuai arahan bupati, kita minta Dinas Pendidikan untuk menindaklanjuti beredarnya buku pelajaran yang tidak layak beredar di lingkungan sekolah,” kata Sekda Jonpriadi di ruang kerjanya, di Parit Malintang, Rabu (26/10).

Terdapat tiga arahan sekda tersebut yaitu pertama, Dinas Pendidikan diminta melakukan pengecekan setiap buku/media pembelajaran yang akan digunakan oleh sekolah dan dipastikan terbebas dari konten dewasa, baik dalam bentuk gambar maupun dalam bentuk narasi,.

"Walaupun buku atau media pembelajaran tersebut sudah mendapatkan persetujuan dari Pusat Perbukuan Kemendikbud," kata sekda.

Kedua, jika ditemukan apa yang disinyalir terkait buku berkonten dewasa agar dilakukan langkah-langkah pengamanan buku/media pembelajaran tersebut, sehingga tidak sampai pada siswa.

Ketiga, melaporkan temuan tersebut dengan menginformasikan buku/media pembelajaran lengkap dengan pengarang, penerbit dan sumber pengadaan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat.

“Kita juga mohon bantuan masyarakat, agar pro aktif melaporkan supaya anak-anak kita terlindungi,” pungkas sekda didampingi Kabag Humas Hendra Aswara.

TIM