Calon Penghulu dari Tiga Provinsi Studi Lapangan di Pariaman





Walikota Pariaman Mukhlis Rahman secara resmi sambut peserta studi lapangan Diklat Fungsional pembentukan jabatan fungsional penghulu angkatan VIII Kementeraian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Barat, di Ruangan Rapat Walikota Pariaman, Rabu (26/10)

Pendidikan Jabatan Fungsional Penghulu Angkatan VIII itu diikuti oleh 30 orang perserta di lingkungan Kementrian Agama, 15 orang dari Sumatera Barat, 5 orang dari Kepulauan Riau, 8 orang dari Riau dan 2 orang dari Jambi, diselenggarakan di Kota Pariaman selama 2 (dua) hari dari tanggal 26 hingga 27 Oktober 2016.

Mukhlis mengapresiasi atas dipihnya Pariaman sebagai lokasi diklat dan studi komprehensif dalam meningkatkan kepekaan untuk mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan terkait peran BP4 menurut agama Islam dan kegiatan kepenghuluan lainya oleh peserta dari berbagai provinsi.

"Para peserta dapat menemukan ide dan gagasan dalam upaya mencari alternatif solusi terhadap persoalan ataupun inovasi terhadap kualitas kepenghuluan. Sehingga keberadaan penghulu dalam proses pembangunan secara menyeluruh di bidang keagamaan semakin dirasakan perannya,” kata Mukhlis.

Pada kesempatan itu Mukhlis juga memaparkan sejarah berdiri Kota Pariaman termasuk detail demografi serta sumberdaya alamnya yang secara keseluruhan jauh lebih kurang dibandingkan dengan tiga provinsi daerah asal sebagian peserta diklat.

“Namun kami punya rencana strategis di bidang pariwisata dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kunjungan wisatawan dari tahun ke tahun terus meningkat, dan pada tahun 2015 ini kunjungan mencapai 2,5 juta wisatawan baik lokal maupun mancanegara,” sebutnya.

Dampak kepariwisataan terhadap pola kehidupan masyarakat di Pariaman, kata Mukhlis pihaknya mensiasati permasalahan itu dengan memproteksi masyarakat melalui kebijakan keagamaan sejak tahun 2008.

"Diantaranya pencanangan guru mengaji, magrib mengaji bersama ASN, pembentukan BAZ PNS yang realisasinya untuk pelajar, pengembangan kemakmuran serta kesehatan masyarakat. Mungkin dalam hal ini kami lebih dahulu selangkah dibandingkan kota lain,” Mukhlis yakin.

Mukhlis berharap perserta diklat dapat mengeksplorasi keindahan destinasi wisata dan budaya dan kehidupan reliji masyarakat Pariaman.

Acara kunjungan tersebut turut dihadiri, Kepala Seksi Diklat Administrasi Suarlin, Ketua I BP.4 Kota Pariaman Bachtiar Sultan, Pelaksana Studi Eldilson, Pembimbing Diklat Rasidin Basri, dan Artina Burhan, serta pendamping Diklat Irna Fitriah.

TIM