APBD Perubahan 2016 Kota Pariaman Dibahas Marathon




DPRD Kota Pariaman gelar paripurna dengan agenda penyampaian Nota Keuangan Walikota tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan tahun 2016, Senin (23/10) di Gedung DPRD Kota Pariaman.

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Mardison Mahyuddin, dihadiri segenap anggota dewan, Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, Sekda Indra Sakti, kepala SKPD, camat, lurah dan kepala desa serta undangan lainya.

Mukhlis mengatakan, RAPBD Perubahan 2016 mengalami pengurangan dari anggaran sebelumnya. Hal itu akibat dampak dari kebijakan pemerintah pusat yang mengurangi alokasi pendapatan daerah.

"Mau tak mau pemerintah daerah harus melakukan penyesuain terhadap alokasi belanja. Pada RAPBD perubahan ini, pemerintah tidak menambah belanja melainkan mengurangi belanja untuk mengimbangani pendapatan yang berkurang," ujarnya.

Dalam Nota Keuangan tersebut, Mukhlis menyampaikan Proyeksi RAPBD Perubahan anggaran tahun 2016. Pendapatan daerah berkurang sebesar Rp77.091.198.014,- dari APBD awal sebesar Rp675.179.660.564,30,- menjadi Rp598.088.462.550,30,-. Sedangkan belanja daerah juga mengalami pengurangan sebesar Rp43.534.280.352,23,- dari semula Rp761.968.292.196,80,- menjadi Rp718.434.011.844,57,-.

Pendapatan daerah terdiri dari pajak daerah yang bertambah sebesar Rp239.040.000,- dari APBD awal sebesar Rp6.605.338.937,70,- menjadi Rp9.844.378.937,70,-. Sedangkan Retribusi daerah, berkurang sebesar Rp238.262.800,- dari semula Rp4.672.714.697,60,- menjadi Rp.4.434.451.897,60,-.

Selanjutnya hasil pengelolaan kekayaan daerah bertambah sebesar Rp309.159.634,- dari semula Rp.4.523.786.806,- menjadi Rp.4.832.946.440. Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah bertambah sebesar Rp1.563.261.400,- dari semula Rp15.623.774.883,- menjadi Rp.17.187.036.283,.

Dikatakan, Peneriamaan Dana Perimbangan mengalami pengurangan sebesar Rp.85.327.916.248,- dari semula Rp.624.116.464.140,- berkurang menjadi Rp.538.788.547.892. Perkiraan penerimaan lain-lain pendapatan daerah yang sah mengalami penambahan sebesar Rp.6.363.520.000, dari semula Rp.19.637.581.100,- menjadi Rp.26.001.101.100,-.

“Sedangkan belanja daerah terdiri dari belanja tidak langsung dan belanja langsung. Belanja tidak langsung mengalami pengurangan sebesar Rp.7.168.419.174,23,- dari semula Rp.362.727.651.894,00,- menjadi Rp.355.559.232.719,77,- dan belanja langsung juga mengalami pengurangan sebesar Rp.36.365.861.178,- dari semula Rp.399.240.640.302,80,- menjadi Rp.362.874.779.124,80,” tambah Mukhlis.

Pembiayaan daerah semula, katanya lagi, direncanakan sebesar Rp86.788.631.632,50,- pada perubahan anggaran ini menjadi Rp120.345.549.294,27,- bertambah sebesar Rp33.556.917.661,77,- yang bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun lalu. Pengeluran pembiayaan sebesar Rp0 tidak mengalami perubahan.

Sedangkan Ketua DPRD Mardison Mahyuddin mengatakan, pihaknya berkomitmen mempercepat pembahasan RAPBD Perubahan tahun 2016 agar cepat selesai dan cepat pula terealisasinya. Dikatakan, pihaknya melalui Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kota Pariaman sudah menyusun agenda pembahasan RAPBD Perubahan 2016.

Sesuai agenda Banmus setelah Nota Keuangan, hari itu juga siangnya Pandangan Umum Fraksi terhadap nota yang disampaikan walikota dan kemudian sorenya langsung Jawaban walikota terhadap pandangan umum fraksi yang dilaksanakan hari itu juga.

TIM