Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kampus Akademi Komunitas UNP Mulai Dibangun di Nagari Pilubang

1 September 2016 | 1.9.16 WIB Last Updated 2016-09-01T13:15:31Z



Dirjen Kelembagaan Iptek dan Perguruan Tinggi Kemenristek, Patdono Suwignjo, Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur letakan batu pertama pembangunan kampus Akademi Komunitas UNP Padangpariaman, Kamis (1/9).

Kampus tersebut akan dibangun di lahan yang dihibahkan oleh (alm) Hj Umi Kalsum di Korong Sungai Sirah, Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau. Kampus itu nantinya akan membuka bidang studi teknik eletronika dan perhotelan.

Wakil bupati Padangpariaman, Suhatri Bur dalam sambutannya mengatakan, pembangunan kampus akademi komunitas merupakan bentuk dukungan dan komitmen Pemda Padangpariaman memajukan sektor pendidikan.

"Ini bentuk komitmen kita memajukan sektor pendidikan di Padangpariaman, melalui kerjasama dengan seluruh pihak. Langkah ini menjadi awal upaya tersebut, namun harus didukung seluruh eleman," kata Suhatri.

Dikatakannya, dipilihnya Nagari Pilubang sebagai lokasi pembangunan kampus, tidak terlepas dari keinginan pemerataan pembangunan dan perekonomian di wilayah kabupaten Padangpariaman.

Selain itu, posisi Nagari Pilubang yang terletak di bagian utara Padangpariaman serta dekat dengan beberapa kabupaten lain di Sumatera Barat, menjadikan kampus itu nantinya idola bagi tamatan SMA di Sumatera Barat.

"Nanti putra terbaik lulusan SMA tidak jauh-jauh lagi untuk kuliah. Bagi yang berada di kabupaten bagian utara Sumatera Barat akan lebih dekat jika ngampus disini," urainya.

Selain pembangunan infrastruktur pendidikan seperti sekolah, kampus dan diklat, sebagai bentuk komitmen Padangpariaman mencapai visi Padangpariaman cerdas, Pemda Padangpariaman bersama Baznas Padangpariaman juga menyalurkan beasiswa kepada siswa dan mahasiswa seluruh tingkatakan.

Langkah itu merupakan upaya peningkatan SDM melalui pendidikan yang dilakukan Pemda Padangpariaman.

Dia juga menyampaikan pihaknya juga telah menyediakan lahan seluas 697 hektar untuk pembangunan sektor pendidikan tinggi seperti  kampus Poli Teknik Negeri Padang, Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang, dan untuk Rumah Sakit Vertikal.

"Lahan tersebut diberikan tanpa ganti rugi yang berlokasi di dekat kawasan objek wisata Lubuk Bonta, Kepalo Hilalang, Kec. 2x11 Kayu Tanam,” tambahnya.

Sementara itu tokoh masyarakat Nagari Pilubang, Tri Suryadi mengatakan, pembangunan kampus tersebut akan memberikan multi effect bagi Nagari Pilubang dan kawasan sekitar.

Pembangunan kampus menurutnya akan merangsang tumbuhnya peluang ekonomi baru di kawasan Nagari Pilubang. Dengan adanya kampus akan diikuti dengan kebutuhan fasilitas penunjang seperti rumah kos-kosan mahasiswa, rumah makan dan peluang ekonomi lain.

"Dengan adanya aktivitas di kawasan ini, bakal ada peluang ekonomi yang lahir untuk memenuhi fasilitas penunjang kampus. Nanti bakal ada rumah kos-kosan, ada rumah makan, ada toko ATk juga, akan banyak peluang ekonomi," ujarnya.

Tri yang merupakan anggota DPRD Padangpariaman dari Partai Gerindra itu mengusulkan Dirjen DIKTI agar membuka program studi bidang kelautan dan perikanan di kampus akademi komunitas.

"Karena daerah kita adalah daerah pesisir, salah satu potensinya adalah di bidang kemaritiman. Kita harapkan agar keahlian bidang kelautan dan perikanan diadakan sehingga putra daerah dan potensi kemaritiman dapat kita kembangkan," ungkapnya.

Menganggapi usulan dibentuknya bidang studi perikanan dan kelautan di kampus tersebut, Dirjen kelembagaan IPTEK dan Perguruan Tinggi Kemenristek, Patdono Suwignjo mengatakan bahwa pihaknya akam mengkaji usulan tokoh masyarakat itu.

Dikatakanya, jika melihat potensi kemaritiman yang ada di sepanjang wilayah Padangpariaman, peluang dibentuknya program pendidikan bidang itu bisa saja dilakukan.
"Tentu harus kami lakukan pengkajian terlebih dahulu. Jika dilihat dari demografi Sungai Limau yang terletak di pesisir pantai tentu peluang itu ada," katanya.

Keberadaan kampus akademi komunitas nantinya, menurut dia akan memberikan banyak dampak bagi kawasan sekitar.

"Tentunya dapat menampung putra Padangpariaman agar dapat menikmati pendidikan di kampus itu," pungkasnya.

TIM
×
Berita Terbaru Update