UPT Konservasi Penyu Padangpariaman Minim Anggaran

                                             ilustrasi


Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Padangpariaman lepas 400 tukik (anak penyu) hasil penangkaran selama Januari s/d April 2016 di di Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) Batang Gasan, Jumat lalu (28/4).

Menurut Kepala DKP Padangpariaman, Muhadek Salman, Jumat (6/5), konservasi penyu adalah sebagai salah satu revolusi biru yang dicanangkan Resolusi PBB tahun 2009 tentang kesinambungan satwa dilindungi.

"UPT Konservasi Penyu Padangpariaman sudah melakukan penangkaran dengan baik dalam rangka melindungi hewan langka yang dilindungi undang-undang dan PBB ini," kata Muhadek didampingi Kabid KP3KP Firman Hamidi, Kasi Konservasi, Novarianty, Kasi Pengawasan, Nasrizal dan Kepala UPT Konservasi Penyu, Supeldi Efendi.

Sementara, Kepala UPT Konservasi Penyu, Supeldi Efendi, ungkapkan, dalam dua bulan ke depan diperkirakan penyu hasil penangkaran akan menetas sekitar 600 ekor lagi. Diperlukan anggaran lebih untuk makanan bagi anak penyu tersebut.

"Kita berharap ada penambahan anggaran bagi UPT dalam APBD Perubahan 2016 nanti," kata  dia.


Dilaporkan oleh Anton Wira Tanjung, Anggota TKIP DKP
Editor: OLP