UN Tingkat SLTP Kota Pariaman Diikuti 2.143 Peserta




Lima siswa SLTP sederajat di Kota Pariaman dinyatakan tidak mengikuti ujian nasional (UN), Senin (9/5).

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Kanderi, kelima siswa tersebut sudah mengundurkan untuk ikuti UN sejak beberapa bulan lalu.

"Mereka dari lima sekolah berbeda dan tidak aktif sejak beberapa bulan belakangan," kata dia.

Kata Kanderi, UN tingkat SLTP diikuti oleh 2.143 peserta didik.

"Pelaksanaan ujian sendiri tidak ada kendala yang berarti, namun di salah satu sekolah terdapat beberapa lembar naskah soal yang terlipat dan telah diantisipasi," jelas dia.

Dikutip dari laman antara sumbar, Kepala Sekolah SMP N 1 Pariaman, Rostina, mengatakan pada hari pertama pelaksanaan ujian berlangsung aman dan lancar di sekolah itu.

"169 peserta UN ditambah sembilan peserta gabungan dari sekolah SMP Islam Terpadu (TI) Nurul Ilmi," sebut Rostina.

Meski sembilan peserta tersebut ikut bergabung dengan SMP 1, kata dia, namun pelaksanaan UN dipisah dengan siswa asal SMP 1.

Proses ujian dimulai pada pukul 7.10 WIB, dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia.

"Naskah soal UN kita jemput pagi tadi dari Mapolres Pariaman yang dikawal langsung oleh anggota kepolisian," ujarnya.

Dijelaskanya setelah proses ujian hari pertama berlangsung, maka naskah ujian tersebut langsung diserahkan ke Kantor Disdikpora setempat yang kemudian diteruskan langsung ke provinsi.

Untuk mengantisipasi permasalahan Alat Tulis Kantor (ATK), pihak sekolah menyiapkan langsung seperti pensil dan karet penghapus.

TIM