(UN 2016) DPRD Kota Pariaman Angkat Topi Naskah UN Dijaga Kepolisian

 


Ketua DPRD Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin, apresiasi kerjasama pengamanan naskah soal ujian nasional (UN) 2016 oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) dengan Polres Pariaman.

Menurut dia, Minggu (3/4), di Pariaman, langkah yang diambil Pemko Pariaman melalui Disdikpora adalah langkah maju dalam rangka antisipasi kecurangan dan kebocoran soal di UN 2016.

"Selaku Ketua DPRD, DPRD Kota Pariaman apresiasi langkah kerjasama pengamanan oleh Dinas Pendidikan dengan Polres Pariaman. Kita sama-sama menginginkan UN yang berkualitas dan bebas dari kecurangan di Kota Pariaman," kata Mardison.

Alumni Lemhanas tahun 2007 itu menyebut, langkah itu harus terus dilakukan untuk tahun mendatang dan seterusnya.

"Hal ini mesti diiringi oleh orangtua murid dengan giatkan jam belajar anak. Jangan biarkan anak asyik main smarphone di jam belajar sekolah. Dengan UN yang bebas kecurangan kita berharap berbanding lurus dengan hasil UN itu sendiri," sebutnya.

Dia menuturkan, kota Pariaman adalah kota yang serius membangun dunia pendidikan dan selalu didukung penuh oleh legislatif seperti pengadaan bis sekolah gratis hingga pendidikan bebas biaya 12 tahun.

"Kota Pariaman adalah kota pendidikan, DPRD membuktikan selalu mendukung program tersebut. Kemarin Pak Walikota ajukan bis sekolah, langsung kita setujui bahkan kita minta tambah jumlahnya," terang dia.

Terpisah, Kapolres Pariaman, AKBP. Rico Junaldy, menyebut, pengamanan naskah UN 2016 dengan Disdikpora sudah dikoordinasikan hingga langkah tekhnisnya.

Terkait langkah pengamanan sendiri, kata Rico, pihaknya akan lakukan prosedur standar pengamanan sesuai potensi kecurangan dan langkah antisipasi maksimal.

"Saat distribusi dilakukan, kami akan lakukan pengamanan yang bersifat melekat sehingga tidak ada sedikitpun celah untuk berbuat kecurangan," ujarnya.

OLP