Selain Pintar Hitung Uang, Bendahara Dituntut Paham Aturan


 


Sejumlah bendahara Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman mengikuti pendidikan kilat (diklat) tekhnis bendahara dan penatausahaan keuangan daerah di BPKB Provinsi Sumatera Barat di Rawang, Selasa (12/4).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemko Pariaman itu, menurut Kepala BKD, Irmadawani, ditujukan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kemampuan bendahara dalam menyusun dan menata keuangan daerah.

Kemudian untuk membangun sosok aparatur yang mempunyai kompetensi dalam melaksanakan penyusunan dan menata keuangan daerah yang tepat, jelas, terukur dan legitimate.

"Serta mampu menerapkan peraturan yang berlaku dalam menyusun dan menata keuangan, mengaplikasikan norma-norma yang berlaku dalam menyusun dan menata keuangan daerah sehingga tercipta tata kelola keuangan yang baik," ujar dia.

Kegiatan yang diikuti oleh 40 orang aparatur bendahara tersebut akan dilaksanakan selama 13 hari.

Sementara itu, Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar dalam pembekalannya menyebut bahwa aparatur sipil negara (ASN) profesional adalah ASN yang memiliki skil, pengetahuan dan terampil dalam bekerja.

“Bendahara bukan sekedar menghitung uang akan tetapi dituntut untuk memahami segala aturan terkait dengan keuangan agar bisa mempertanggungjawabkan keuangan negara yang ia kelola,” kata Genius.


Ucap dia, serangkaian peraturan harus dipahami dan diikuti tersebut dimaksudkan agar keuangan daerah yang dibebankan oleh APBD dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat harus dikelola dengan baik dan benar.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Badan Diklat Provinsi Sumatera Barat serta kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman.


TIM