Pimpin Kembali Hanura, Edison Trd Siap Maju Calon Walikota




Edison Trd, SH terpilih secara aklamasi pada musyawarah cabang (Muscab) dewan pimpinan cabang (Dpc) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Pariaman ke II di Hotel Casandra, By pass Pariaman, (Sabtu 23/4). Edison akan memimpin partai besutan Wiranto tersebut untuk periode kedua 2016-2021 setelah sebelumnya 2010-2015.



Ketua Dewan Pimpinan Daerah (Dpd) Partai Hanura Sumatra Barat, Drs. Marlis, MM, di Pariaman menyebutkan, sejak tahun 2015, Partai Hanura secara nasional telah mengubah mekanisme dalam menentukan ketua partai, baik Dpc, Dpd hingga Dpp.




Menurutnya, setiap bakal calon Ketua Dpc yang mendapat dukungan dari Pac melalui musyawarah selanjutnya akan dilakukan fit and proper test oleh 7 (tujuh) orang, 3 dari unsur Dpd dan 4 orang dari unsur Dpp.

"Keputusan ditangan penguji. Misalkan ada empat calon yang diajukan kepada dewan penguji belum tentu akan dipilih salah satu, bisa saja disuruh ajukan kembali bila dinilai calonnya tidak kompeten dari sisi track record," kata Marlis yang juga Ketua Komisi IV Dprd Sumbar itu.

Kata dia hal itu dilakukan setelah pihak Dpp Hanura melakukan kajian dan belajar dari kasus meruncingnya gesekan internal di dua partai besar yang mengakibatkan perpecahan di tubuh partai. Hanura menginginkan kaderisasi di partainya tetap kompak serta menjauhkan dari pergesekan pasca Muscab.

Edison Trd, sebagai ketua terpilih Partai Hanura diberi rentang waktu seminggu untuk menyusun kepengurusan kepada pihak Dpd Hanura Sumbar, selanjutnya akan dijadwalkan pelantikan pengurud Dpc bersama.

Edison mengatakan, dalam kepengurusan dirinya bertekad akan mencari orang-orang yang benar-benar mencintai partai dan siap berjuang memenangkan Partai Hanura di dua perhelatan poltik besar yakni Pilkada Kota Pariaman dan pemilihan legislatif 2019.

"Pada awal 2017 kita sudah ajukan daftar nama calon anggota legislatif. Hanura Kota Pariaman bertekad kuat memenangkan pemilu legislatif dengan mempersiapkan kadernya jauh hari," ungkap Edison.

Dia menyebut, Partai Hanura akan sosialisasikan program partai melalui kader-kader partai di tingkat akar rumput untuk mendulang perolehan suara di pemilihan legislatif 2019.

Menghadapi Pilkada Kota Pariaman, kata Edison, partainya akan melakukan serangkaian mekanisme dalam penjaringan calon. Hanura yang memiliki dua kursi di dewan akan berkoalisi dengan partai lain agar dapat mengusung pasangan calon di 2018.

"Sesuai mekanisme kita lakukan survey internal dan eksternal untuk melihat popularitas dan elektabilitas para bakal calon walikota dan wakil walikota. Partai Hanura Kota Pariaman menargetkan berada dalam kemenangan pada Pilkada 2018," Edison menegaskan.

Selain itu, ungkap dia, dirinya akan maju kembali sebagai calon walikota di 2018. Untuk menuju ke arah itu dirinya telah mempersiapkan program yang akan ditawarkan kepada masyarakat Pariaman.

"Kita lihat respon dari masyarakat secara keseluruhan nantinya secara tingkat keterpilihan melalui survey. Namun sejauh ini dukungan terus mengalir kepada saya agar kembali mencalonkan diri," kata dia meyakinkan.

Muscab II Dpc Hanura Kota Pariaman adalah Muscab ke 11 kota/kabupaten di wilayah Sumatra Barat pada tahun 2016 yang akan tuntas hingga 19 kota/kabupaten jelang lebaran 2016.

Muscab bertemakan "Sukses dan mencapai hasil maksimal pada legislatif 2019" itu dimulai pada pukul 14.10 WIB dan dihadiri oleh Walikota Pariaman diwakili Kepala Kesbangpol Yusrizal, Anggota Dprd Sumbar Zalman Zaunit, Ketua Dprd Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin yang juga Ketua Dpd Golkar Kota Pariaman, Ketua PAN Kota Pariaman, Ibnu Hajar, Ketua Nasdem Kota Pariaman, Dewi Fitri Deswati bersama Syafinal Akbar, Ketua Gerindra Jhon Edwar, Ketua PPP Mulyadi dan pengurus partai politik lainnya.

Dari internal Hanura dihadiri 60 orang kader dari unsur Pac, Dpc dan Dpd Sumbar termasuk dua anggota DPRD Kota Pariaman dari Hanura, Riza Saputra dan Marwan.

OLP