Parkir Mobil Beli Nasi, Kamera Berikut Isi Milik Wartawan Singgalang Disikat Maling

                                            ilustrasi


Pintu kaca mobil samping kanan depan milik wartawan harian Singgalang, Tomi Syamsuar dicongkel pencuri. Satu unit kamera merek Canon 6D di dalam tas berikut dua buah lensa, dua buah baterai cadangan, dua buah carger seharga Rp8 juta disikat si panjang tangan di depan Mesjid Al Ikhlas, Desa Toboh Palabah, Kecamatan Pariaman Selatan, sekitar pukul 14.00 WIB, Kamis (21/4).

"Sejumlah dokumen foto penting, buku tabungan dan kartu kompetensi wartawan juga berada di dalam tas itu," kata Tomi.

Tomi menuturkan, kejadiannya begitu cepat hanya berselang 20 menit. Ketika itu mobil kijang yang dia gunakan diparkir di tepi jalan di depan mesjid tersebut.

"Saat saya membeli nasi bungkus di rumah makan Bungo Tanjuang di samping Mesjid Al Ikhlas," lanjutnya.

Begitu pesanan nasi bungkus telah diterima dari pelayan rumah makan tersebut, Tomi bersama anaknya yang masih berusia tujuh tahun bergegas menuju mobil. Sesampai di mobil Tomi kaget bukan kepalang setelah membuka pintu tidak melihat tas berisi kamera kesayangannya.

"Kamera berikut tasnya kemanapun pergi selalu saya bawa sebagai penunjang profesi saya sebagai wartawan," ungkap Tomi, reporter Koran Singgalang wilayah Pariaman ini.

Tanpa pikir panjang, Tomi langsung melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolres Pariaman.

Kasat Reskrim Polres Pariaman, AKP. Hidup Mulia, mengatakan, pihaknya telah menerima laporan atas nama Tomi Syamsuar.

"Setelah laporan diterima, kami langsung melakukan penyidikan di lokasi kejadian," ucapnya.

TIM