Miliki 6 Lokal, SMA Negeri 1 Batang Gasan Perlu Ruang Pustaka dan Kakus




Ketua DPRD Padangpariaman H. Faisal Arifin, S.IP, Rky. Majo Basa, kunjungi SMA Negeri 1 Batang Gasan dalam rangka silaturahmi sekaligus lawatan kerja lapangan, Kamis (14/4). Kedatangan dia bagaikan pulang kampung saja karena Faisal adalah putra asli Nagari Malai Suku, Kecamatan Batang Gasan.

Panungkek, karib dia disapa berharap kepada siswa SMA satu-satunya di kecamatan itu agar terus memacu semangat belajar untuk mengejar prestasi dan cita-cita.

"Dengan prestasi para siswa mudah diterima di perguruan tinggi. Selain itu, sebagai generasi muda sedari dini harus memupuk kepercayaan diri dan kepampuan karena generasi muda adalah tumpuan dan harapan bangsa," pesan dia kepada siswa di hadapan Kepala Sekolah SMA N 1 Batang Gasan, Hendrimus.

Dia berpesan, maraknya peredaran narkoba dan pergaulan bebas saat ini sudah merambah kemana-mana termasuk kalangan pelajar menengah.

"Kepada sanak kemenakan saya berpesan jauhi narkoba. Jangan sekali-sekali berniat mencoba karena akan menghancurkan masa depan kalian, keluarga, daerah bahkan negara. Tataplah masa depan cerah dari sekarang," ujar ketua DPRD yang dilantik tanggal 15 Oktober 2014 itu.

Guna memacu prestasi siswa, Faisal Arifin akan membuat program beasiswa berprestasi di SMA N 1 Batang Gasan. Bagi siswa peraih rangking satu akan diberikan uang tunai sebesar Rp500 ribu, rangking dua Rp200 ribu dan rangking tiga Rp100 ribu setiap kelas.

"Ini adalah program pribadi saya buat SMA Batang Gasan," kata dia.

Sementara itu, Kepala Sekolah setempat Hendrimus menyebut SMA N 1 Batang Gasan baru berdiri pada tahun 2013 di atas tanah seluas 1,3 hektar.

"Saat ini baru ada  6 lokal dan satunya dipakai untuk ruangan mejelis guru, kepala sekolah dan TU, dengan jumlah murid sebanyak 194 siswa," ungkapnya.

Dia menuturkan saat ini pihaknya membutuhkan empat lokal baru, perpustakaan, ruang kepala sekolah, majelis guru, kakus, UKS dan ruangan multimedia.

"Kita berharap segera dibangun karena ke semuanya adalah kelengkapan standar sekolah. Sejauh ini kita telah ajukan permohonan itu kepada dinas pendidikan dan bupati," imbuh dia.

HS/OLP