Lipsus: Puteri Indonesia dan Puteri Indonesia Pariwisata Pulang Kampung ke Pariaman

HUT IBI Ke-65 dihadiri Puteri Indonesia dan Puteri Indonesia Pariwisata 2016


Puteri Indonesia 2016 Kezia Roslin Cikita Warouw dan Puteri Indonesia Pariwisata 2016 Intan Aletrino berkunjung ke Kota Pariaman dalam lawatan pertamanya sejak menyandang ratu nusantara, Sabtu (16/4). 

Keke dan Intan disambut siriah carano


Kunjungan pertama "duo ratu" tersebut anugrah bagi Kota Pariaman karena merupakan ayunan langkah perdana lawatan mereka selama menyandang mahkota tersebut ke seluruh pelosok tanah air sejak dinobatkan 19 Februari 2016 lalu.



Diiringi sejumlah rombongan dari Yayasan Puteri Indonesia Jakarta, Puteri Indonesia bersama Putri Pariwisata tersebut ke Pariaman dalam rangka hadiri seminar ilmiah HUT Ikatan Bidan Indonesia cabang Kota Pariaman ke-65 di aula utama Balaikota Pariaman.




Disamping itu mereka juga kampanyekan gerakan anti narkoba dan pelopor keselamatan berlalu lintas inisiator Kapolres Pariaman AKBP Rico Junaldy dan Kepala BNK Kota Pariaman Genius Umar.


Dua Puteri dukung perang narkoba dan selamat berkendara


Walikota Pariaman Mukhlis Rahman didampingi Sekdako Armen, sejumlah Kepala SKPD, Ketua T-PKK Reny Afdal MR dan Ketua GOW Lucy Genius merasa bangga atas kedatangan dua puteri tersebut ke Pariaman apalagi Puteri Pariwisata Indonesia Intan Aletrino adalah urang awak yang pernah menyabet duta wisata Pariaman tahun 2010 dalam ajang Cik Uniang Cik Ajo.




"Kota Pariaman adalah kota kecil dengan jumlah penduduk 95.000 jiwa dan panjang garis pantai 12,6 km. Bukan kota kaya sumber daya alam. Menyadari hal itu kami gencar lakukan berbagai kegiatan agar orang ramai berkunjung ke Pariaman yang kaya potensi wisata dan budaya," kata Mukhlis.




Dia menuturkan, disamping mewujudkan Pariaman sebagai kota wisata pihaknya juga menjadikan Pariaman sebagai kota sehat dibuktikan berbagai program di bidang kesehatan telah ditelurkan sejak lama seperti Jaminan Kesehatan Sabiduak Sadayuang yang memastikan setiap warganya berobat gratis hanya dengan memperlihatkan KTP.

"Bidan punya peran besar dalam hal ini," ungkapnya.

Intan Aletrino, dara kelahiran Venlo, Belanda 30 Juni 1993 yang notabene runner up Puteri Indonesia 2016 peraih setengah lusin award di bidang modeling itu, meyebut kedatangannya ke Pariaman ibarat pulang kampung saja.

Kata dia, pariwisata Pariaman dengan hastag #Ayokepariaman adalah strategi marketing luarbiasa yang dilakukan di media sosial secara massif, baik oleh pemerintah maupun masyarakat Pariaman sendiri di seluruh pelosok nusantara.

"Bagi saya tanpa diminta pasti akan tetap mempromosikan pariwisata Kota Pariaman karena saya adalah mantan duta wisatanya Kota Pariaman tahun 2010," kata Intan tersenyum.

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Andalas itu mengatakan, bidang kesehatan dan pendidikan kunci utama kemajuan suatu daerah.

"Orang yang sehat dan cerdas akan memancarkan kecantikan dari dalam. Kecantikan tubuh tidak abadi," ungkap dia bijak.

Sementara itu, Puteri Indonesia Kezia Roslin Cikita Warouw yang sebentar lagi akan mengikuti ajang Miss Universe 2016, menyebut kedatangannya ke Pariaman adalah sesuatu yang besar dan disyukurinya.

"Disamping menemani teman saya Intan pulang kampung," ungkap dara asal Sulawesi Utara kelahiran Jakarta pada 18 April 1991 ini.

Pemilik tinggi 183cm yang hobi membaca, nonton, travelling dan catwalk itu berharap kepada seluruh warga Pariaman bangga memiliki daerahnya yang dikarunia alam dan budaya sangat kaya.

"Semua orang Pariaman harus menikmati Pariaman. Kunjungi seluruh objek wisata Pariaman. Dengan rasa memiliki dan menikmati kita akan takut kehilangan," ujar Keke karib ia disapa.

Disamping itu, ajak dia, sebagai orang Pariaman juga wajib menggunakan produk asli daerahnya dengan rasa bangga.

"Seperti gaun indah yang saya kenakan ini asli buatan Pariaman," ujarnya meyakinkan.

Acara yang berlanjut hingga kompoi sepeda motor itu diakhiri dengan sesi foto bersama dan rangkaian seremonial lainnya.

OLP