Genius Beri Kuliah Umum Anti Korupsi dan Pemerintahan Yang Bersih Dalam Perspektif Hukum




Untuk mewujudkan pemerintahan bersih (good governance), pemerintah harus melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Baik dalam setiap pengambilan keputusan maupun kebijakan yang akan diambil oleh pemerintah nantinya.

"Pemerintah itu ibarat Aquarium yang dapat dilihat dari segala arah oleh masyarakat. Apabila aquarium itu bersih maka bersihlah dia, dan apabila dia kotor, maka rakyat dapat membersihkannya dengan melaporkannya," kata Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar, saat berikan kuliah umum di Madrasah Anti Korupsi (MAK), Jum'at (29/4).

Acara tersebut diselenggarakan oleh Persatuan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Pariaman yang bekerjasama dengan Indonesian Coruption Wacht (ICW) beberapa waktu lalu.

Selain memberikan kuliah umum, Genius Umar juga lakukan dialog dengan para mahasiswa/mahasiswi MAK.

Dalam membentuk good governance, jelas Genius, pemerintah dituntut transparan dalam penyelenggaraan pemerintahan, baik dari segi anggaran maupun penempatan posisi jabatan.

Pemko Pariaman, ujar dia,  telah melakukan transparansi di bidang penempatan eselon dalam pemerintahan dibuktikan dengan mengadakan lelang jabatan terbuka (open bidding) sejak tahun 2013 lalu.

Untuk transparansi anggaran, pihaknya miliki sistem LPSE dan PPID yang dikelola oleh Pemko Pariaman dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat luas secara global.

“Selain itu pemerintah juga dituntut tegas dalam penegakan hukum dengan memperhatikan karakter dalam menegakkan hukum, mulai dari supremasi hukum, kepastian hukum, hukum responsif, penegakan hukum yang konsisten dan non diskriminasi serta hukum yang berkeadilan," ungkapnya.

Diakhir materi, doktor ilmu kebijakan publik itu menyebut pemerintahan yang baik adalah pemerintahan yang sedikit memerintah.

Artinya peran dari masyarakat yang terlibat dalam setiap pengambilan keputusan dan kesadaran masyarakat dalam menjadikan dirinya warga negara yang baik dengan mendukung dan ikut aktif dalam program-program yang telah dibuat oleh pemerintah.

"Bagi mahasiswa MAK agar menjadi pelopor dalam hal ini dengan melakukan apa saja yang bisa kita lakukan dimulai dari diri pribadi," tutupnya.