Alumni SMA 1 Angkatan 91 Lubuk Alung Bedah Rumah Nurhayati





Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur terharu sekaligus bangga saat hadiri bedah rumah yang digagas Yayasan SMALA 91, Minggu, (10/04) di Korong Tanjuang Aur, Nagari Pakandangan, Kecamatan Enam Lingkuang.

Nurhayati yang bersuamikan Irwanto adalah alumni SMA Negeri 1 Lubuk Alung angkatan 1991. Rumahnya dibedah berdasarkan kesepakatan anggota alumni SMA Negeri 1 Lubuk Alung angkatan tahun 1991 yang tergabung dalam Yayasan SMALA 91.

"Jarang terjadi kegiatan serupa dilakukan oleh ikatan alumni sekolah," kata Suhatri Bur.

Dia mengapresiasi langkah positif yang digagas oleh para alumni untuk membantu teman sejawat mereka. Dengan penggalangan dana dari rekan alumni tersebut, kata dia, dapat meringankan beban dari teman yang hidupnya kurang beruntung. 


Kata dia, maraknya penggunaan media sosial saat ini, banyak dilaksanakan acara kumpul-kumpul alumni tetapi kebanyakan kegiatannya hanya sebatas kangen-kangenan, nyanyi-nyanyi atau makan-makan, tanpa berusaha mewujudkan suatu kegiatan sosial yang positif.

"Saya sangat terharu dan bangga dengan adik-adik SMALA 91 ini. Saya harap ini akan menjadi contoh bagi alumni sekolah atau organisasi lain bahwa kegiatan alumni tidak hanya kumpul-kumpul, kangen-kangenan, happy-happy dan kemudian bubar," kata alumni SMA Negeri 1 Lubuk Alung angkatan tahun 90 itu.

Menurut dia, Alumni SMANLA 91 telah berbuat hal yang sangat berarti. Oleh sebab itu pihaknya juga membantu dana pembangunan bedah rumah yang diambil dari zakat ASN dibawah naungan Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Padangpariaman.

"Saya berharap bantuan tambahan yang diberikan BAZ Padangpariaman ini dikelola yayasan agar bermanfaat dan tepat guna," ungkapnya.

Ketua BAZNAS Kabupaten Padangpariaman, Syamsuardi Surma, menyampaikan bahwa BAZNAS Padangpariaman setiap tahunnya ada sekitar Rp7,6 Milyar zakat dan infak yang telah didistribusikan baik untuk bedah rumah, insentif Garin, modal usaha, beasiswa untuk anak berprestasi, dll.

Tahun 2016, kata dia, BAZ sudah merencanakan untuk melaksanakan bedah rumah sebanyak 2 rumah per-kecamatan. Untuk rumah Nurhayati, BAZNAS membantu sebanyak Rp10 Juta yang langsung diserahkan oleh Wakil Bupati Padangpariaman kepada Irwanto untuk kemudian diserahkan lagi kepada Yayasan SMALA 91 yang dipercaya untuk melaksanakan pembangunan rumah Nurhayati sampai selesai.

"Hal-hal seperti inilah yang kami harapkan. Partisipasi masyarakat membantu masyarakat lainnya yang belum beruntung. Kalau semuanya mengharapkan bantuan BAZ maka tidak cukup membantu semua kaum duafa," kata Syamsuardi.

Ketua Alumni SMALA 91, Aswirman, didampingi Ketua Yayasan SMALA 91 Ismanto menyampaikan terimakasih kepada Wakil Bupati Padangpariaman yang telah memberikan perhatiannya kepada Nurhayati sebagai salah seorang alumni SMALA 91.

"Juga kepada kawan-kawan alumni SMALA 91 yang telah membantu penggalangan dana untuk Nurhayati melalui Yayasan. Disamping kegiatan bedah rumah, Yayasan juga telah melaksanakan bantuan untuk anak yatim dan fakir miskin di kalangan alumni SMALA 91," kata dia.

Dia juga menjelaskan kenapa sampai timbul ide kegiatan bedah rumah oleh anggota SMALA 91.Dia menuturkan, berawal dari kumpul-kumpul alumni pada tahun 2011 sampai terbentuknya Yayasan SMALA 91 dengan salah satu programnya membantu duafa di internal SMALA 91. 


"Sejak tahun 91 kami mencari teman kami yang patut kami bantu dan akhirnya menemukan teman kami ini, Nurhayati," kata dia.

"Nurhayati adalah teman sekolah kami. Kami ingin kembali melihat Nurhayati tersenyum melalui kegiatan bedah rumah ini. Berkat semangat kebersamaan telah terkumpul dana sekitar Rp20 juta," tutupnya.


ASM/OLP