Suhatri Bur "Kutuk" ASN Datang Pagi Isi Absen Lalu Pulang




Sekretaris Daerah Padangpariaman, Jonpriadi, meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Kabupaten Padangpariaman agar meningkatkan budaya kerja disiplin sehingga menghasilkan akselerasi kinerja pemerintahan dalam melayani setiap kebutuhan masyarakat masyarakat.

Kata dia, ASN harus mampu menunjukkan kinerja yang efektif, efisien, produktif dan profesional, karena  tantangan  ke depan semakin berat. Tuntutan masyarakat juga semakin beragam. Setiap ASN harus meningkatkan kemampuan agar dapat memberikan pelayanan terbaik.

"Keberadaan ASN sangat berarti oleh masyarakat. Layanilah dengan sepenuh hati seperti yang sering disampiakan Bapak Bupati,"  kata Jonpriadi pada apel pagi, Senin (28/3).

Dia menyebut, bahwa perubahan harus dilakukan mulai sekarang untuk menghasilkan kinerja terbaik pada masa mendatang mengingat masyarakat makin kritis dengan beragam tuntutan. Hal itu harus dijawab dengan pelayanan publik yang baik.

Mantan Kepala Bappeda itu juga meminta kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk terus melakukan pengawasan dan penegakan disiplin terutama mengenai kehadiran ASN. Hal ini penting dilakukan  guna meningkatkan semangat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih di Padangpariaman.

"Bagi ASN yang sering bolos, legowo sajalah tunjangan daerahnya dipotong. Tak perlu ribut ribut, kan jelas-jelas sudah melakukan penyimpangan," tegas Pria kelahiran 1 Mei 1961 itu.

Sementara itu Wakil Bupati, Suhatri Bur, mengatakan, disiplin kerja bagi pegawai seharusnya bukan menjadi paksaan, melainkan sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan. Karena setiap pegawai memiliki ikatan dengan aturan yang telah ditentukan dalam perundang undangan.

Ia juga mengingatkan agar pimpinan SKPD melakukan pengawasan secara ketat terhadap bawahannya.

"Jadi bukan sekedar datang pagi hanya untuk mengisi absen. Kerja bawahan juga harus diawasi. Apakah tugas dan fungsi bawahan sudah dilaksanakan secara benar? Ini harus juga diperhatikan," tegas mantan Ketua KPU Padang Pariaman itu.

HA/OLP