Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sumur Karang Usia 8 Abad dan Gulai Padeh Buk Wali "Ditemukan" di Pulau Angso

24 September 2014 | 24.9.14 WIB Last Updated 2014-09-24T14:09:58Z



Walikota Pariaman Mukhlis Rahman dengan tegas mengatakan kepada dinas pariwisata dan SKPD agar menggali dan melestarikan situs-situs sejarah yang ada di pulau Angso Duo Pariaman. Pulau Angso Duo kata Mukhlis, adalah situs sejarah selain tempat objek wisata religi, wisata keluarga dan wisata akademik.



Mukhlis ditemani Wakil Walikota Genius Umar, Ketua TPKK Ny. Reni Afdal MR, Ketua GOW Ny. Lucy Genius Umar, sejumlah Kepala SKPD mengunjungi Pulau Angso Duo (24/9) untuk memastikan pulau tersebut terawat dengan baik.

Kata Mukhlis, di pulau Angso Duo terdapat sejumlah makam selain makam kuburan panjang yang ber-batu nisan 1329 Masehi dan 1315 Masehi, kemudian terdapat pula sebuah sumur tua sedalam 2,5 Meter terbuat dari susunan apik batu karang tanpa semen yang diprediksi berumur hampir seribu tahun. Air yang terdapat dalam sumur tersebut sangat jernih dan tawar, namun karena sampah menumpuk di dalamnya membuat air tersebut belum dapat digunakan.

"Sumur ini dibuat dengan susunan batu karang. Saya ingin sumur tua ini dibersihkan kemudian dipagar, lalu pada dinas pariwisata teliti dan buatkan catatan sejarah sumur tua ini untuk diketahui wisatawan," kata Mukhlis.

Lanjut Mukhlis, Pulau Angso Duo pada pengembangannya ke depan juga akan dijadikan kawasan taman alami, dimana di seluruh area pulau ditumbuhi berbagai jenis tanaman sesuai struktur alamnya. Lalu, sebut Mukhlis, seluruh makam-makam yang ada di pulau Angso Duo letaknya harus dalam satu kawasan area, kemudian tambahnya, di kawasan pulau juga dibangun kran air mancur tawar untuk
mandi bilas para wisatawan sehabis mandi laut.

"Dulu sudah saya katakan, semua makam harus satu komplek, kok sekarang terpisah-pisah? Makam-makam ini umurnya sangat tua dan merupakan aset sejarah kita yang harus kita rawat dan lestarikan," kata Mukhlis sambil menanyakan siapa yang membangun area komlek makam panjang pada sejumlah Kepala SKPD.

Sementara itu Wakil Walikota Genius Umar juga meminta kepada jajaran SKPD agar dapat mengaplikasikan apa yang dikatakan Walikota dengan kinerja profesional.

"Walikota dengan cepat menangkap apa yang harus dikerjakan SKPD ke depan dengan potensi yang dimiliki pulau ini. Bayangkan, makam-makam di pulau ini usianya hampir seribu tahun! Sumurnya terbuat dari susunan batu karang yang usianya mungkin lebih tua. Apa yang harus kita lakukan dengan aset situs sejarah sekaya ini? Tentu melestarikannya, mepromosikannya, membuatkan kawasan cagar situs sejarah yang bisa dilihat oleh seluruh wisatawan, juga bagi kalangan peneliti sejarah," sebut Genius.

Pada kesempatan itu, Walikota Pariaman Mukhlis Rahman bersama Ny Reni juga mengisi program acara wisata kuliner oleh TVRI Nasional yang lokasi syutingnya juga di pulau tersebut.

"Gulai ikan asam padeh ini saya sendiri yang memasaknya di pulau ini, enak kan?" kata Reni.

Oyong Liza Piliang
×
Berita Terbaru Update