Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Mari Menulis Sebelum Pikun Dan Ngomong Sebelum Ompong !

26 Oktober 2012 | 26.10.12 WIB Last Updated 2012-10-29T14:02:49Z

Jika anda ingin menulis, maka tulislah.. demikian kata wartawan senior Tempo kepada Iwan Piliang suatu ketika. hal itu juga berlaku untuk siapapun, baik anda maupun saya. ada beberapa kerancuan dan kekeliruan bagi sebagian kalangan antara Reportase dan Opini. Reportase ialah sebuah pemberitaan yang disajikan melalui fakta pendukung, bukti, serta cek dan ricek, agar bertemu pada kesatuan yang utuh semacam Puzle yang berserakan disatukan menjadi sebuah wujud, maka dari itulah diperlukan kegigihan dalam memverifikasi dari berbagai Narasumber yang berkompeten.

Sedangkan Opini adalah bagian dari berpendapat. kebebasan berpendapat selain dilindungi UUD 1945 juga diatur dengan jelas dan tegas dalam Perpu no II Tahun 1998 tentang kebebasan berpendapat dan ber ekspresi. berpendapat bisa secara lisan dan juga tulisan. secara lisan terkadang kita acap mendengar dalam diskusi-2 tingkat palanta disini (Pariaman) bahkan hingga yang dimediasi diTivi dan Radio dengan mengundang Pakar yang ahli dibidangnya sesuai topic yang dibahas.

sedangkan pendapat yang dituangkan dalam bentuk tulisan namanya adalah Opini. juga perlu wadah tentunya, bisa melalui surat kabar yang menyediakan kolom khusus, hingga keranah Sosial Media yang kian hari kian marak penggunanya semacam facebook, Twitter , Blogger dll. Opini yang sangat spesifik dan punya premis sangatlah memerlukan sarana pendukung untuk menampung, untuk hal tersebut memang media online semacam blog dan website lah yang paling tepat mewadahinya seperti www.pariamantoday.com ini.

Opini mustilah bisa dipertanggungjawabkan oleh penulisnya. baik argumentasi maupun dasar kerangka fakta yang mendukungnya. disinilah sang penulis sangat dituntut memiliki pengetahuan yang luas dan punya banyak bahan referensi agar tulisannya punya premis dan alamat dan bermuatan Ilmu yang mencerdaskan.

Beropini sama dengan berpendapat secara lisan, bedanya yang satu disampaikan dengan langsung melalui mulut, sedangkan yang kedua melalui pena atau papan ketik komputer. keduanya sama-sama berlindung dalam satu payung Hukum Yang saya sebutkan diatas, konstitusi negara kita sangat menjamin hal itu...!

lalu kenapa takut menyatakan kebenaran disaat anda tau? lalu kenapa takut menulis jika anda punya data? disinilah diperlukan sebuah idealisme yang melatar belakanginya. Mari ngomong sebelum Ompong ! dan mari menulis sebelum Pikun.

*Selamat Hari Raya Idul Adha 1433 Hijriah, Mohon Maaf Lahir dan Batin Dari Saya dan Keluarga Juga Iwan Piliang Dan Keluarga buat semua Pembaca Dimanapun Berada*

catatan Oyong Liza Piliang
×
Berita Terbaru Update