Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

jurnalis vs korban kekerasan / pimpred koran mingguan "dicacatkan"

10 Mei 2012 | 10.5.12 WIB Last Updated 2012-05-10T12:40:37Z
                                      anton surya roza.SE


bukittinggi 10 mei 2012 /pariaman news :

hal itulah yang terjadi kepada saudara anton surya roza SE (44th) rabu malam 9 mei 2012. pemimpin redaksi salah satu koran mingguan di sumbar . dia adalah sahabat saya ,lebih tepatnya senior saya.. anton adalah jurnalis yang agresif,meskipun jabatannya pemimpin redaksi namun dia selalu terjun kelapangan menginvestigasi berita.terutama berita korupsi, investigasi pejabat yang menyalah gunakan wewenangnya selalu dia kupas dengan mendalam, baik secara teknis maupun dalam kajian hukum. berat memang tugas abang anton ini dilapangan, selain sering kena ancam, juga sering dapat godaan berupa uang penutup mulut dari orang yang ia beritakan. namun pantang baginya menerima uang haram itu. setau saya hartanya cuma honda supra tahun "katumba".beda sekali dengan wartawan2 'bodrex' demi uang mereka rela mengorbankan kepentingan rakyat karena berita yang harusnya diketahui publik dia endapkan.wartawan tipe beginilah yg merusak nama baik jurnalis ditanah air. kasus korupsi dan penyimpangan ditutup dengan "penutupnya"

kejadian ini bermula ketika bang anton menemui temannya yang mengaku kehilangan,akibat hubungan pertemanan tersebut anton menemui sahabatnya tadi disalah satu kedai atau "lapau".dalam kesempatan pertemuan dengan sahabatnya tadi selain menceritakan hal2 yang substansial , juga mereka selingi dengan bercanda sebagaimana khasnya seorang yang bersahabat.lagi asik2nya "maota". dengan temannya yang dipanggil at ini , ketika anton melirik kekiri tiba2 saja kepalanya dihantam botol seukuran botol bir. botol tersebut "pecah rarai" diwajah anton,seketika itu pula darah banyak mengucur dari muka dan kepala pimpred koran mingguan ini. seketika itu juga bang anton dilarikan kerumah sakit untuk perawatan pengobatan,selain luka2 yang banyak akibat pecahan kaca botol diwajahnya, bang anton juga mendapat jahitan sebanyak lima jahitan akibat luka yg menganga dikeningnya.

pelaku yang sudah teridentifikasi bernama id (25th) , menurut bang anton belum pernah ia kenal dengan id sebelumnya, apalagi membuat masalah.inilah yang membuat ia heran.. apa salahnya? dan atas motif apa orang ini menganiayanya? apakah karena berita yang ia turunkan membuat sebagian kalangan tidak senang? lalu apa hubungannya dengan pelaku yang bernama id ini. hal ini bisa saja (ini baru dugaan). pelaku juga diduga sama sekali tak mengenal korban. secara logika setiap orang tidak akan berani berbuat hal demikian,melakukan penganiayaan berat karena diancam pidana 5tahun. didalam  pasal 351 ayat 1 KUHP perbuatan ini diancam dengan penjara 5tahun penjara. apakah ada yang melatar belakanginya? atau sipelaku adalah orang yang dibayar untuk membuat cacat bang anton ,sebab botol itu diarahkan kemukanya, antara mata dan hidung, dan jika sampai menusuk mata dapat dipastikan mengakibatkan buta permanen. lalu apakah pelaku tersebut orang suruhan??

sementara intu anton yang tidak bisa melakukan aktivitas sehari2nya sebagaimana mestinya telah melaporkan kasus ini kepolsekta bukittinggi dengan no laporan  no.pol.stpl/82a/k/v/2012.sek. hingga berita ini diturunkan pelaku belum ditangkap karena melarikan diri. ketua PWI bukittinnggi meminta pihak polresta mengusut kasus ini sampai tuntas. karena ini adalah presenden buruk bagi profesi jurnalis. jika pelaku tertangkap semoga saja penyidik bisa mengungkap motif dibalik ini semua..

oyong liza piliang
×
Berita Terbaru Update